Showing posts with label Anti UG. Show all posts
Showing posts with label Anti UG. Show all posts

Thursday, August 19, 2010

Ramadan: Bulan Muhasabah.

Oleh : Ibn Ali [link]


Bersebabkan blog ini fokusnya pada politik Malaysia maka ia amat terbatas untuk saya suarakan politik sedunia. Tetapi tidak mengapalah. Mungkin owner blog ini ada sebab yang tersendiri mengapa dia buat macam itu, dan saya rasa tidak payah usiklah sebab apa dia buat macam itu. Itu hak dia. Dan ada apa pula dengan, Ramadan: Bulan Muhasabah?

Ketika zaman dahulu pada waktu Nabi gigih berjuang di kota Mekah sehingga mendapatkan kota Madinah, terdapatlah apa yang dipanggil sebagai bulan-bulan haram. Dan ada juga ayat di dalam AlQuran kita yang penuh kemuliaan menceritakan tentang perkara ini.

Saya quote:-

“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya empat bulan haram…” (QS. At Taubah:36)

Orang-orang arab pada masa Jahiliyah mengharamkan (mensucikan) bulan ini, mengagungkannya serta mengharamkan peperangan pada bulan-bulan ini. Imam Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, “Bulan-bulan yang diharamkan (disucikan) itu hanya ada empat. Tiga bulan secara berururtan dan satu bulannya berdiri sendiri (tidak berurutan) lantaran adanya manasik Haji dan Umrah. Maka , ada satu bulan yang telah diharamkan (disucikan) yang letaknya sebelum bulan-bulan Haji, yaitu bulan Dzulqa’dah, karena ketika itu mereka menahan diri dari perang.

Sedangkan bulan Dzulhijah diharamkan(disucikan) karena pada bulan ini mereka pergi menunaikan ibadah Haji, dan pada bulan ini mereka menyibukkan diri dengan berbagai ritual manasik Haji. sebulan setelahnya, yaitu bulan Muharram juga disucikan karena pada bulan ini mereka kembali dari Haji ke negeri asal mereka dengan aman dan damai. Adapun bulan Rajab yang terletak di tengah-tengah tahun diharamkan (disucikan) karena orang yang berada di pelosok Jazirah Arabia berziarah ke Baitul Haram. Mereka datang berkunjung ke Baitul Haram dan kembali ke negeri mereka dengan keadaan aman.” (Tafsir Ibni Katsir)


Maka, tanpa niat melengah-lengahkan masa yang maseh berbaki di dalam bulan Ramadan Kareem ini apakah boleh kesemua para politikus tanah air di Malaysia mengambil berkat dalam bulan Ramadan dengan mengadakan gencatan senjata politik untuk memuhasabah perlakuan-perlakuan politik mereka semua 11 bulan sebelum Ramadan?

Anda mampu mengubahnya!

(Quote tanpa izin di
sini.)

Thursday, April 1, 2010

Well Done, Zulfikar Mashoor


“Sebab itu saya nak tahu, kenapa Ustaz duduk lepak di sini sedangkan MP-MP Pakatan (Rakyat) yang lain sedang sibuk menghentam fraksi Zionis (Umno) di Dewan Rakyat? Sebab itu saya nak tahu, kenapa Ustaz duduk asyik bersembang dengan dia (saya menunjuk jari kepada muka Husni) ini?


Aaaaih…salahkah saya nak tahu apa yang hang (kamu) buat di sini? Salahkah aku nak tahu kenapa hang tak sama-sama Pakatan Rakyat sekarang (dalam) menentang usaha membawa Zionis-Israel ke Malaysia (di Dewan Rakyat),”


Ana pun kenal hang. Aku pun ada rakaman-rakaman dan bukti pemimpin Pas khianat Pakatan (Rakyat) dengan pergi mengadakan pertemuan dalam gelap dengan Umno (yang) zalim sebelum ini.”





Aaaiihhh…takkan salah saya nak tahu. Bila Nabi Ibrahim tanya Allah, nak tahu tentang Allah, Allah pun tak marah Nabi Ibrahim. Allah perjelas apa yang dipersoal oleh Nabi Ibrahim sebab Ibrahim nak tahu tentang (kebesaran) Tuhannya,” saya berhujah.




Aaaaihhh…kalau Allah pun layak ditanya, takkan saya salah (sekiranya) bertanya Ustaz: kenapa Ustaz di sini? Kenapa Ustaz bersama Husni ketika semua orang (Ahli Parlimen Pakatan Rakyat) sedang sibuk menentang Zionis Malaysia (Umno).





Di atas ini adalah diantara soalan yang dilemparkan oleh salah seorang wartawan Harakah kepada Timbalan Presiden PAS. Di saat ahli-ahli Parlimen Pakatan Rakyat sibuk bertengkar dan bertikam lidah dengan ahli-ahli Parlimen BN, si Ustaz ini sedang sibuk berseronok dan bercanda dengan Menteri Kewangan di Kafeteria Parlimen.





Tak sangka berani sungguh wartawan ini (dan juga seorang blogger) menegur dan bertanyakan soalan "maut" kepada Timbalan Presiden PAS. Kalau saya berada di tempat beliau, entah terkeluar atau tidak ayat-ayat macam tu. Aiseh, banyak lagi kena belajar nih. Untuk membaca kisah ini lebih lanjut, sila ke laman blog wartawan berkenaan di http://zainulfaqar.wordpress.com/



Nanti menyalak lagilah puak-puak wala' dalam blog mereka. Puak-puak jenis tak ada modal nak menyalak, kerjanya hanya membalas artikel orang. Wala' jangan tak wala'. Khaak ptuihhh!!